Jumat, 25 Desember 2009

Kemurtadan Besar

Penyimpangan Besar yang Dimotori Oleh Sekelompok Orang ...

Judul Asli: The Great Apostasy

“Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan, oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka. Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenarana.” (1 Tim. 4:1-3)

Yesus mendirikan lembaga kerohanian terbesar, yaitu Gereja-Perjanjian Baru, dan menghendaki agar gereja-Nya dikelola menurut hukum yang Ia tetapkan. Setelah para rasul meninggal, penyimpangan pun mulai terjadi. Perubahan yang sedikit demi sedikit itu mengakibatkan institusi tersebut makin jauh dari kebenaran. F.W. Mattox dan E.M. Borden menyebutkan, perubahan-perubahan kecil seperti para penatua memilih kepala penatua atau bishop terjadi sekitar tahun 150 M.

Perubahan sedikit demi sedikit yang terjadi pada awal abad ke -3 M telah merubah iman dan persekutuan jemaat yang mula-mula ke dalam federasi episkopal keuskupan, yang dikepalai oleh para bishop yang mengklaim mendapat otoritas langsung dari rasul-rasul.

Secara berangsur-angsur, khususnya pada abad ke-4 M, bishop Roma menetapkan dirinya menjadi bishop kepala di antara para bishop. E.M Borden menyebutkan, pada tahun 606 ditahbiskanlah paus pertama yaitu Boniface III. Episkopal kepausan yang sama sekali tidak pernah disebutkan dalam organisasi Gereja Perjanjian Baru itu pun eksis. Tata cara ibadah dibentuk dan sakramen-sakaramen ditetapkan. Sekelompok orang yang murtad ini mengatakan semuanya itu dibutuhkan untuk mendapatkan keselamatan, dan itu hanya bisa dilaksanakan oleh para imam yang kepadanya diberikan kuasa dan otoritas.

Lalu, pada tahun 325 M, diterbitkanlah kredo-kredo untuk memimpin semua umat Kristiani, yang dikenal dengan Kredo Nicean, yang berawal dari pertemuan Dewan Bishop di Necia–Bithania, dekat kota Konstantinopel itu diprakasai oleh pemimpin Romawi, Kaisar Constantine. Kredo-kredo itu mereka terima secara aklamasi dan berkembang hingga keseluruh wilayah kekuasaan kaisar Roma. Setiap orang “Kristen” yang tidak mau menerima kredo tersebut dicap bida’ah (sesat, menyimpang).

Sangat mengherankan betapa cepat dan jauhnya kelompok yang murtad itu menyimpang dari pola Gereja Perjanjiaan Baru yang benar. Mereka tidak membutuhkan lagi otoritas Kitab Suci untuk mengajarkan dan mengamalkan apa yang mereka mau; pengekangan pun merajalela. Penyimpangan demi penyimpangan dari Kitab Suci bermunculan. Beberapa di antaranya bisa Anda perhatikan dalam daftar berikut ini:

  1. Perbedaan dan jarak di antara para penatua, dibuat.
  2. Doa-doa bagi orang mati, dimulai kira-kira tahun 300 M.
  3. Tanda salib, (dari dahi-ke dada terus ke kiri dan ke kanan) sebelum dan sesudah berdoa dipraktekkan sejak tahun 300 M.
  4. Penyalaan lilin sebagai bagian dari ritual tata-cara ibadah, sekitar tahun 320 M.
  5. Pemujaan malaikat, orang-orang kudus yang telah mati, serta penggunaan patung-patungnya, dimulai sekitar tahun 375 M.
  6. Misa ditambahkan sebagai perayaan sehari-hari, tahun 394 M.
  7. Pengagungan dan Pemujaan terhadap Maria dimulai, dengan gelar “Bunda Allah” dikenakan kepadanya, oleh Dewa Efesus pada tahun 431 M.
  8. Para imam mulai mengenakan pakaian yang berbeda (jubah) dari orang awam, tahun 500 M.
  9. “Pengurapan minyak suci” (untuk orang yang sedang sekarat), diperkenalkan sekitar tahun 526 M.
  10. Doktrin Purgatori (Api Penyucian), ditetapkan oleh Gregory I tahun 593 M.
  11. Pemakaian Bahasa Latin dalam doa dan ibadah ditetapkan oleh Gregory I, tahun 600 M.
  12. Doa ditujukan langsung kepada Maria, orang-orang suci yang telah mati, dan malaikat-malaikat, diperkenalkan sekitar tahun 600 M.
  13. Gelar “Paus” atau Bishop Universal diberikan kepada Baniface III oleh kaisar Pochas tahun 607 M.
  14. Instrumental musik ditambahkan ke dalam ibadah oleh paus Vitalia pada tahun 657 M, tapi karena banyaknya kemarahan dan penolakan, alat musik itu disingkirkan; namun beberapa tahun kemudiaan ditambahkan lagi.
  15. Mencium kaki paus dimulai ketika Paus Constatine bertakhta tahun 709 M.
  16. Kuasa para paus atas dunia, diberikan oleh Pepin, raja Franks, tahun 750 M.
  17. Penyembahan terhadap salib, patung-patung dan benda-benda keramat, diresmikan tahun 786 M.
  18. Air suci, yang dicampur dengan sejumput garam dan diberkati oleh imam, mulai dipraktekkan tahun 850 M.
  19. Pemujaan Santo Yosef, diperkenalkan tahun 890 M.
  20. Lembaga para kardinal, didirikan tahun 927 M.
  21. Baptisan lonceng, ditetapkan oleh Paus Yohanes XIII tahun 965 M.
  22. Kanonisasi orang-orang suci yang meninggal pertama kali dipraktekkan oleh Paus Yohanes XV tahun 995 M.
  23. Puasa setiap hari Jumat selama bulan puasa Saum, dimulai sekitar tahun 998 M.
  24. Menghadiri Misa, menjadi suatu korban persembahan, ditetapkan menjadi sebuah kewajiban pada abad XI.
  25. Selibasi (Pembujangan) para imam dan kardinal, dideklarasikan oleh Paus Gregory VII (Hildebrand) tahun 1079.
  26. Rosario, yang berisi butiran-butiran tasbih dipakai ketika berdoa, diciptakan tahun 1190.
  27. Penjualan surat pengampunan dosa dimulai sekitar tahun 1190.
  28. Transubstantiasi (dalam perjamuan, roti dan anggur saat dimakan dan diminum berubah menjadi tubuh dan darah Yesus yang sesungguhnya) diumumkan oleh Paus Innocent III tahun 1215.
  29. Pengakuan dosa kepada imam (bukan kepada Allah) juga ditetapkan oleh Paus Innocent III di hadapan Dewan Lateran tahun 1215.
  30. Pemujaan roti wafer (roti tipis yang dipakai saat ritual misa) didekritkan oleh Paus Honorius III tahun 1220.
  31. Alkitab terlarang bagi kaum awam dan ditempatkan dalam Indeks Kitab-kitab Terlarang oleh Dewan Valencia tahun 1229.
  32. Scapular, kain berbentuk syal yang dikenakan di atas bahu para biarawan, ditetapkan oleh Simon Stock, seorang biarawan Inggris, tahun 1251.
  33. Cawan Perjamuan terlarang bagi umat biasa, oleh Dewan Constance, tahun 1414.
  34. Purgatori (Api Penyucian) dinyatakan sebagai dogma oleh dewan Florence, tahun 1439.
  35. Doktrin Tujuh Sakramen, disahkan tahun 1439.
  36. Golongan para imam Jesuit, didirikan oleh Loyola tahun 1534.
  37. Tradisi dinyatakan setara otoritasnya dengan Alkitab, oleh Dewan Trent tahun 1545.
  38. Kitab-kitab Apokripa ditambahkan ke dalam Alkitab, oleh Dewan Trent tahun 1446.
  39. Kredo Paus Pius IV ditetapkan sebagai kredo resmi dan sah tahun 1560.
  40. Silabus atau Ikhtisar kesalahan-kesalahan diproklamirkan oleh Paus Pius IX dan disahkan oleh Dewan Vatican – mengecam kebebasan beragama, suara hati, pidato, surat kabar dan penemuaan-penemuan ilmiah yang tidak disetujui oleh gereja Roma (Katolik). Dokumen yang sama, yang diterima tahun 1864, menegaskan otoritas yang dimiliki paus di dunia atas seluruh pemimpin sipil.
  41. Keadaan paus tak dapat berbuat kesalahan dalam hal iman dan moral diumumkan oleh Dewan Vatikan tahun 1870.
  42. Sekolah umum dikecam oleh Paus Pius XI tahun 1930.
  43. Doktrin kenaikan Maria (tubuhnya terangkat langsung ke surga setelah mati) diajarkan oleh Paus Pius XII tahun 1950.
  44. Maria dinyatakan sebagai ibu gereja oleh paus Paulus VI, tahun 1965.

Doktrin-doktrin dan tata-cara ibadah pada daftar di atas benar-benar menyimpang jauh dari pengajaran Gereja-Perjanjian Baru yang didirikan Yesus tahun 33 M. Penyimpangan-penyimpangan tersebut diperkenalkan oleh gereja Roma, nyata sekali bertolak belakang dengan Kitab Suci.

Itu adalah institusi buatan manusia yang tidak mengamalkan kebenaran. Fakta ini bukannya tak diperhatikan oleh orang. Di bawah permukaan gereja yang kuasanya atas kehidupan dan pikiran orang-orang nampak absolut dan tak dapat diganggu-gugat itu terdapat pemberontakan bawah-tanah dan ketidaksepakatan. Kadangkala suara-suara pemberani akan menemukan caranya untuk menerobos ke atas dan berkata dengan tegas menentang penyimpangan-penyimpangan tersebut.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
© Copyright, Truth For Today, 2002.
http://www.biblecourses.com
Dialih-bahasakan oleh Marolop Simatupang
(dengan penyesuaian tata bahasa seperlunya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Beri Komentar atau Kritik Membangun